Sabtu, 02 Agustus 2008

Another day of mine

akhirnya ada hal lain yang bisa aku ceritakan selain kegiatan sehari-hari yang membosankan. pagi tadi di kelas sangat membosankan guru-gurunya mbuat orang tidur. apalagi di depan tempat duduk aku ada duo pengamen. yang satu jadi tukang cukur jadi-jadian yang satunya jadi korban kasian banget. ya cuma begitulah hal lain yang bisa aku ceritakan hari ini. kapan-kapan lagi mungkin ada yang bisa diceritakan. Hari-hari menuju Pradana semakin dekat. 7 days left to Pradana. semoga lebih baik.

Hero From Oakvale Chapter 3

Bagian 3 Mereka yang menghilang muncul di depan sebuah bangunan besar. Hero yang tidak terbiasa dengan perjalanan magic (teleport), muntah-muntah setelah sampai di tempat itu. Setelah itu, Hero mencoba menyerang Maze yang berdiri di depannya. Maze yang besar pun menghalangi pergerakan Hero yang kecil dengan 1 tangannya saja. Maze berkata, “Jangan habiskan tenagamu, aku bukanlah orang yang harus kau lawan.” Setelah itu Hero pun akhirnya tenang. Setelah itu, Maze mulai berjalan menuju ke dalam bangunan besar itu. Hero pun mengikutinya dengan berlari. Dalam perjalanan Maze mulai bercerita, “Aku menyelamatkanmu karena aku melihat jiwa pahlawan besar dalam dirimu. Kau sangat ingin membalaskan dendam keluarga mu kan? Karena itu kamu membutuhkan pelatihan yang memadai dan hanya kami yang mampu memberikannya.” Hero yang sejak tadi diam terlihat ketakutan mengingat para bandit yang memburunya. Melihat hal itu Maze kembali berkata, “Tenang saja nak, tempat ini adalah tempat teraman di Albion, kamu tidak akan di serang oleh bandit-bandit itu kecuali jika kau meninggalkan bangunan ini”. Setelah berjalan kira-kira 5 menit, mereka berdua sampai di depan Bangunan Guild. Maze berkata kepada Hero, “Ayo masuk, aku akan memperkenalkanmu pada Pemimpin Guild”. Setelah melalui pintu depan yang terbuat dari kayu, Hero melihat ruang peta, ruangan yang ditengahnya terdapat peta sihir seluruh Albion, disitu juga terdapat misi-misi yang diberikan oleh klien kepada Pahlawan yang mengambilnya. Di situ terdapat juga 2 buah tangga besar untuk menuju asrama di lantai 2. Maze mulai memperkenalkan Hero kepada GuildMaster. Setelah melihat Hero sejenak, Guildmaster berkata, “Aku tidak melihat tanda-tanda kepahlawanan yang menonjol pada diri anak ini. Tetapi, bila yang membawa adalah Maze biasanya itu adalah yang terbaik. Baiklah anak ini kuterima, sekarang bawa anak ini ke asrama lantai 2 bersama whisper”. Setelah itu Maze mengantarkannya ke ruang asrama atas. Setelah sampai Maze berkata, “Kau akan sekamar dengan whisper, dia adalah salah satu murid terbaik disini. Sekarang dia sedang bermain-main di hutan Guild, besok pagi kau akan bertemu dengannya. Sekarang kau istirahatlah dahulu setelah hari-hari berat yang kau lalui”. Setelah Maze meninggalkannya, Si Hero menangis karena mengingat keluarga dan desanya yang telah hancur. Baru setelah itu dia bisa tidur. To Be Continued...........

Jumat, 01 Agustus 2008

Memasang Komputer Secara Aman

Sebenernya saya mbuat postingan ini karena iseng aja. Ini sebenarnya adalah Peer TIK di skolahanku. MEMASANG KOMPUTER SECARA AMAN Selain resiko terhadap kesehatan, pemakaian computer juga memiliki resiko terhadap keselamatan. Untuk itulah diperlukan pengetahuan mengenai pemasangan computer secara aman. Beberapa resiko terhadap keselamatan dalam penggunaan computer antara lain sebagai berikut : 1. Kejutan Listrik Ini disebabkan oleh aliran listrik yang diperlukan untuk mengoperasikan computer. Pemasangan rangkaian listrik pada computer yang tidak baik bisa menimbulkan terjadinya kejutan listrik. Oleh karena itu, selalu ikuti petunjuk pemasangan kabel-kabel computer yang tersedia. Pastikan bahwa kita memasang kabel-kabel computer pada saat aliran listrik ke computer terputus. 2. Kebakaran Pemakaian computer terlalu lama tanpa henti bisa menimbulkan panas yang berlebih, yang pada akhirnya bisa menimbulkan terjadinya kebakaran. Itulah sebabnya ruangan computer biasa diberi penyejuk udara (AC). Jika ruangan yang ada tidak ber-AC, upayakan untuk “mendinginkan” computer dengan cara mematikannya untuk beberapa saat. 3. Resiko Mekanis Jika kita perhatikan, beberapa bagian dari sebuah computer memiliki permukaan yang tajam dan bagian yang terus bergerak (kipas). Jika tidak hati-hati, pemakai computer bisa terluka karena kedua bagian ini. 4. Resiko Radiasi Sebuah computer memiliki beberapa bagian yang menghasilkan laser, gelombang ultrasonic dan efek ionisasi, yang merupakan sumber radiasi. Kita harus berhati-hati terhadap sumber-sumber radiasi ini. Sebagai contoh, jangan mengintip bagian dalam drive CD-ROM pada saat computer sedang membaca kepingan CD, karena drive CD-ROM tersebut menggunakan sinar laser yang berbahaya jika terkena mata kita.

Hero From Oakvale Chapter 1

Bagian 1 Cerita ini bermula ketika hari ulang tahun Theresa. Hero ingin memberikan sebungkus coklat sebagai hadiah ulang tahun bagi adiknya yang sedang bermain di ladang dekat pintu masuk desa. Karena itu ia rela membantu orang-orang demi mendapatkan uang yang akan digunakan untuk membeli sebungkus coklat. Setelah mendapatkan sebungkus coklat yang dibelinya dengan uang upah, ia segera bergegas menuju tempat adiknya bermain. Setelah itu ia memberikan coklat itu kepada adiknya. Theresa sangat gembira karena kakaknya masih mengingat hari ulang tahunnya. Ketika akan memberikan coklat itu, tiba-tiba seorang pria berlari dari arah pintu masuk desa, sambil berteriak, “Bandit-bandit itu akan segera menuju ke sini. Cepat lari selamatkan diri kalian!!!!!”. Mendengar itu Hero langsung melompati pagar ladang dan bersembunyi di baliknya. Orang yang tadi berteriak itu kini terkapar setelah terkena panah milik bandit itu. Kini sekelompok Bandit itu menuju ke Oakvale, membakarnya dan membungihanguskan desanya. Hero melihat peristiwa ini secara langsung, di depan matanya ia kehilangan seluruh orang yang dicintainya, bahkan tanah kelahirannya pun hancur dan tak tersisa. Dengan sisa keberanian yang dimilikinya, ia berlari menuju kerumahnya di bagian atas desa dengan melewati jembatan yang telah terbakar. Ketika tiba di depan rumah ia melihat sang ayah telah tewas di tangan bandit itu, sedangkan ibu dan adiknya tidak diketahui keberadaannya. Ia pun menangis karena telah kehilangan semuanya tepat di depan matanya dan dia tidak mampu berbuat apa-apa. Para Bandit yang melihat Hero langsung mengejarnya karena tujuan bandit itu adalah membunuh seluruh isi desa itu. Ketika Hero merasa dirinya akan menyusul keluarganya menuju ke kematian, ketika pedang sudah tepat berada di depan mukanya dan dia sudah memejamkan matanya membayangkan rasa sakit yang akan diterimanya. To Be Continued.............

Another day of mine

Hidup ini adalah hidup yang harus disyukuri, tetapi lagi-lagi aku mengalami hari yang membosankan tetapi ini lebih baik daripada kemarin. Sekarang aku menunggu dan membayangkan bagaimana Kemah Pradana itu, semoga tidak seburuk kemah-kemah yang pernah aku lalui, walaupun grup kami juara umum tetapi tetap saja aku sangat tidak suka. semoga...semoga....semoga..... Aku mengharapkan hidup yang lebih baik di SMAN 1 SKA ini. semoga aku dan yang membaca postingan ini bisa sukses dunia akhirat amin ya robbal allamin. Tunggu dulu kok keliatannya bicaranya jadi nggak nyambung gitu? ya biarlah yang berlalu telah berlalu.

Iselred Kingdom

Legenda II: Di sebuah Istana megah yang berdiri pada jaman Pertengahan, terdapat seorang Raja yang bernama Iselred. Wilayah miliknya sangat luas terbentang seakan melingkupi seluruh dunia. Dia juga memiliki Pasukan yang tak terkalahkan walaupun 1 melawan 10000. Sehingga jelaslah bahwa tak ada satupun yang berani melawannnya. Namun ketika kematian Iselred ia tidak meninggalkan surat wasiat atau apapun. Sehingga menyebabkan pertempuran dalam keluarga istana. Walaupun pasukannya tak terkalahkan bila mereka bertempur satu sama lain mereka semua akan mati. Setelah Pasukan Istana mati semua karena perebutan tahta itu, Salah satu Suku Barbarian langsung menyerang. Dalam penyerangan itu Keluarga Iselred terbunuh semua kecuali Richard yang tidak ikut berebut tahta. Ia berhasil kabur dari Pasukan Barbar bersama beberapa pengawal setianya. Ia pun mendeklarasikan Kerajaan Iselred II dan menjadi pewaris Tahta kerajaan Iselred. Ia kembali menjadikan Kerajaan Iselred II menjadi kerajaan yang Makmur dan tak terkalahkan kembali.

Hero From Oakvale Chapter 2

Bagian 2 : Tetapi setelah memejamkan mata beberapa lama, ia sama sekali tak merasa sakit, dia pun membuka mata dan terkejut dengan apa yang dilihatnya. Bandit yang tadi ingin membunuhnya sudah terkapar terkena petir yang dikeluarkan oleh seseorang dengan tato di wajah yang aneh. Ia mengaku bernama Maze dan merupakan salah seorang pemuka guild ternama di Albion. Setelah perkenalan yang singkat itu, munculah sekawanan bandit yang mencoba menyerang Maze. Melihat hal itu Maze langsung berbalik dan mengarahkan tangannya ke salah satu bandit itu dan petir keluar dari tangannya menuju bandit itu dan menyalur ke bandit yang lain. Bandit-bandit itu pun roboh tak berdaya setelah tersengat petir ganas itu. Maze pun berkata, “Ayo nak, pergi ke Guild bersamaku daripada kau mati disini. Aku melihat kau memiliki bakat yang luar biasa. Pilihanmu hanyalah pergi ke Guild bersamaku dan balas dendam suatu hari nanti atau ikut mati disini bersama keluargamu”. Akhirnya karena tak ada pilihan lain dan demi membalaskan dendam keluarga, Hero pun setuju untuk berlatih di Guild meski masih muda. Ketika berbicara, para bandit telah mengepung tempat mereka. Dengan jumlah yang sangat besar mereka mendekati Hero dan Maze perlahan-lahan. Ketika akan menyerang tiba-tiba mereka berdua menghilang dengan keluarnya cahaya biru. Para bandit itu pun marah dan melaporkan pada bosnya, sejak saat itu mereka mulai mencari seorang bocah misterius untuk dijadikan target pembunuhan. To Be Continued..........

The MyseTriouZ - Template Design | Elque 2007