Tampilkan postingan dengan label Story by myself. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Story by myself. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Agustus 2008

Legalia Chapter IV Bagian 2

Dalam pertempuran ini hanya Orc yang mengalami kekalahan total. Untuk merebut kampungnya kembali, Orc meminta bantuan pada seluruh ras darat, karena kampung Orc telah dirubah menjadi Merman Land Base, sehingga sangat sulit untuk mengalahkan mereka tanpa bekerja sama. Evil Side langsung bersiap untuk membantu sedangkan Good Side berpikir terlebih dahulu dan membuat perjanjian dengan Orc. Orc yang sangat terdesak terpaksa menyetujui Perjanjian itu. Akhirnya merka bersatu dan sejak saat itu istilah Good Side dan Evil Side dihilangkan. Pertempuran dahsyat pun terjadi dibekas perkampungan Orc antara Pasukan Merman melawan pasukan darat. Pertempuran ini dikenal sebagai Sea-Land Battle. Para pasukan Merman yang tangguh sempat berhasil menghancurkan 5 batalion pasukan darat. Tetapi berkat alat dari Goblin mereka dapat dikalahkan. Pertempuran demi pertempuran terjadi. Bahkan sang Land Guardian ikut membantu. Dengan bantuan dari Land Guardian, pasukan darat berhasil mengambil alih beberapa tempat penting, seperti gunung dan Pusat pemerintahan Orc. Tetapi kemunculan sang Land Guardian di ikuti oleh kemunculan Sea Guardian. Para guardian pun bertempur 1 lawan 1, para makhluk kecil lain dibawahnya pun hanya bisa mundur dan melihat. Pada pertempuran Guardian ini, Land Guardian terjatuh terlebih dahulu dan tidak bisa melanjutkan pertempuran. Dia kembali ke dalam tanah dan memulai tidur panjangnya kembali. Sedangkan Sea Guardian yang memenangkan pertandingan pun juga tak bisa bergerak karena kehabisan tenaga. Karena itu dia kembali ke laut untuk mengisi tenaga. Para makhluk yang dari tadi hanya bisa melihat pun maju untuk melanjutkan pertempuran. Ketika para makhluk darat yakin akan menang karena sudah mendesak Merman sampai ke laut, pasukan Merman keluar lebih banyak bagaikan ombak dari laut. Para pasukan darat segera mundur untuk mengumpulkan kekuatan kembali. Peristiwa ini terjadi berulang-ulang. Setiap mendesak Merman ke laut pasti akan muncul pasukan yang membalikkan keadaan, tetapi pasukan bantuan ini sedikit demi sedikit jumlahnya berkurang begitu juga dengan pasukan milik pasukan darat yang jumlahnya terus menyusut. Setelah keadaan yang berulang-ulang ini akhirnya pasukan darat dan laut menandatangani perjanjian damai. Mereka melakukan perjanjian damai karena jika perang terus dilanjutkan maka pertempuran tidak akan berakhir dan makhluk-makhluk yang ada di Legalia akan musnah. Mereka semua sekarang saling bekerjasama dan saling menguntungkan. Secara sekilas, tampaknya tidak akan ada lagi yang akan mengganggu perdamaian mereka karena hanya merekalah makhluk yang ada di Legalia. To Be Continued..............

Sabtu, 02 Agustus 2008

Legalia Chapter IV Bagian 1

Bab IV : Dimulainya Peperangan yang lain. Ketika Golden Age Ras Goblin menciptakan sebuah benda yang di beri nama “Kiong Ship”. Benda ini digunakan untuk menjelajahi laut yang sejak dahulu menyimpan misteri. Ketika dalam perjalanan melaut, Kiong Ship I diserang oleh sekelompok Merman yang tidak dikenal oleh ras darat. Karena itu, Goblin mengirim lebih banyak kapal untuk mengetahui makhluk apa itu. Melihat banyak kapal bersenjata lengkap, Ras Merman menganggap ini sebagai sebuah peperangan. Pertempuran pun tak bisa dihindari. Karena peperangan terajdi di laut, Ras Mermanpun lebih unggul dan dapat mengusir Kapal-kapal Goblin. Bibit-bibit permusuhan pun muncul, bahkan melibatkan seluruh ras darat dan laut. Melihat ini Ras Merman pun menyiapkan senjata berupa trisula untuk segera menyerang daratan yang sebelumnya belum pernah mereka sentuh. Pasukan darat pun bersiap-siap untuk berperang. Setiap Negara menyiapkan pasukannya sendiri. Kemudian serangan dari Pasukan Merman di mulai. Terdapat 4 gelombang serangan oleh Merman. Yang pertama berpusat di perkampungan Orc. Serangan di awali dengan banjir yang didatangkan oleh sang raja laut, Blue Merman, dilanjutkan dengan serangan membabi-buta oleh 100ribu pasukan Merman dibawah pimpinan Blue Merman. Pasukan Orc pun terpaksa mundur dan pergi dari perkampungannnya. Gelombang yang kedua berpusat di kota-kota besar milik Human. Serangan di awali dengan munculnya lubang-lubang air besar yang menyedot pasukan Human dan dilanjutkan dengan munculnya Merman-merman yang menyerang dengan kekuatan penuh. Ini berakibat jatuhnya beberapa kota besar milik Human tetapi Human berhasil mengusir dan merebut kembali kota-kotanya walaupun sebagian besar kotanya sudah hancur. Gelombang yang ketiga berpusat di laboratorium milik Goblin. Serangan diawali dengan gelombang tsunami yang berasal dari perkampungan Orc dilanjutkan dengan kemunculan 200ribu Merman yang bergerak mengikuti arus air. Serangan ini dapat digagalkan dengan 5 Grand Cannon yang sudah dimodifikasi, tetapi akibatnya 3 Grand Cannon mengalami kerusakan parah dan tak bisa diperbaiki lagi, sehingga mengalami kerugian mencapi 100miliar Gold. Gelombang yang kelima berpusat di Hutan milik Night Elf. Di awali dengan tsunami besar, tetapi serangan ini dihalangi oleh hutan milik Night Elf. Ketika para Merman muncul untuk menyerang, para raksasa Night Elf menghalangi dan memukul mundur para Merman sehingga Night Elf tidak mengalami kerugian, hanya kerusakan Hutan bagian selatan. To Be Continued..............

Hero From Oakvale Chapter 4

Paginya………. Hero dibangunkan oleh seorang perempuan yang kira-kira beberapa tahun lebih tua darinya. Dia berkata, "Ayo bangun, dasar pemalas. Aku adalah Whisper, aku adalah satu-satunya pemilik kamar ini sampai kau datang. Sepertinya kau tadi mimpi buruk. Oh iya.. GuildMaster telah menunggu kita di ruang peta kira-kira mmm….. ½ jam yang lalu. Ayo segera ke sana. Ikuti aku". Whisper pun menuruni tangga menuju ruang peta diikuti oleh Hero. Sesampainya di ruang peta, mereka tidak menemukan GuildMaster. Kemudian Whisper berkata kepada Hero, "oh…. Ini semua gara-gara kamu yang malas, sampai-sampai GuildMaster bosan menunggu. Beliau pasti sekarang sudah menuju tempat latihan, ayo kita menyusulnya". Whisper pun berlari diikuti oleh Hero untuk menuju Tempat latihan yang terletak di dekat Hutan Guild di seberang sungai. Sesampainya di tempat latihan Hero pun mulai berlatih dengan semangat walaupun Guild Master baru saja memarahinya karena terlambat. Hero memasuki arena latihan dan mulai berlatih dengan memukuli boneka jerami untuk meningkatkan kekuatan serangannya. Setelah lelah, ia pun istirahat sejenak. Guild Master menghampirinya dan berkata padanya, "Hebat juga kau untuk anak muda seusiamu. Cukup sudah dengan tangan kosongnya, sekarang gunakanlah tongkat kayu ini sebagai senjatamu". Hero menangkap tongkat kayu yang dilemparkan oleh Guild Master dan segera berkonsentrasi pada Boneka Jerami yang ada dihadapannya. Dan dalam beberapa serangan saja boneka jerami itu hancur. GuildMaster pun terkesan dengan kekuatan yang dimiliki oleh Hero. Kemudian GuildMaster mengajak Hero menuju tempat latihan selanjutnya, belum sempat beranjak tiba-tiba Alarm Guild berbunyi dengan sangat keras. "Pasti ada serangan serangga lagi di Hutan Guild. Baiklah ini adalah misi pertamamu, kalahkan semua serangga pengganggu yang ada di Hutan kemudian bicaralah padaku setelah menyelesaikannya. Kamu tidak akan pantas menjadi murid di tempat ini kalau kau gagal dalam misimu ini". Hero pun dengan semangat memasuki Hutan untuk mencari serangga yang mengganggu. Setelah mencari sekitar 2 menit, Hero menemukan 5 ekor serangga Hitam besar, ia pun dengan berani langsung menuju ke arah salah satu serangga itu. Dengan tongkat kayu yang terangkat ia langsung menyerang serangga itu hingga tidak bergerak lagi. Serangga lain yang telah mengetahui kehadirannya langsung menyerangnya. Hero pun melompat untuk menghindari serangan serangga-serangga itu. Sambil menghindar, Hero memukulkan tongkat itu kepada serangga satu persatu hingga serangga-serangga itu jatuh terkapar. Setelah menyelesaikan misi pertamanya, Hero beristirahat sejenak di pohon dengan bersandar. Setelah beristirahat, Hero berjalan keluar dari hutan. Setelah keluar Hero berbicara dengan GuildMasters. GuildMaster sangat bangga dengan misi pertama Hero yang sukses besar. Kemudian GuildMaster berkata, "Sekarang saatnya kau berlatih lebih intensif, apakah kau siap untuk meninggalkan dunia anak-anakmu dan memulai hidup dengan latihan yang berat???". Hero pun tanpa pikir panjang langsung mengangguk tanda setuju.

To Be Continued…………….

Hero From Oakvale Chapter 3

Bagian 3 Mereka yang menghilang muncul di depan sebuah bangunan besar. Hero yang tidak terbiasa dengan perjalanan magic (teleport), muntah-muntah setelah sampai di tempat itu. Setelah itu, Hero mencoba menyerang Maze yang berdiri di depannya. Maze yang besar pun menghalangi pergerakan Hero yang kecil dengan 1 tangannya saja. Maze berkata, “Jangan habiskan tenagamu, aku bukanlah orang yang harus kau lawan.” Setelah itu Hero pun akhirnya tenang. Setelah itu, Maze mulai berjalan menuju ke dalam bangunan besar itu. Hero pun mengikutinya dengan berlari. Dalam perjalanan Maze mulai bercerita, “Aku menyelamatkanmu karena aku melihat jiwa pahlawan besar dalam dirimu. Kau sangat ingin membalaskan dendam keluarga mu kan? Karena itu kamu membutuhkan pelatihan yang memadai dan hanya kami yang mampu memberikannya.” Hero yang sejak tadi diam terlihat ketakutan mengingat para bandit yang memburunya. Melihat hal itu Maze kembali berkata, “Tenang saja nak, tempat ini adalah tempat teraman di Albion, kamu tidak akan di serang oleh bandit-bandit itu kecuali jika kau meninggalkan bangunan ini”. Setelah berjalan kira-kira 5 menit, mereka berdua sampai di depan Bangunan Guild. Maze berkata kepada Hero, “Ayo masuk, aku akan memperkenalkanmu pada Pemimpin Guild”. Setelah melalui pintu depan yang terbuat dari kayu, Hero melihat ruang peta, ruangan yang ditengahnya terdapat peta sihir seluruh Albion, disitu juga terdapat misi-misi yang diberikan oleh klien kepada Pahlawan yang mengambilnya. Di situ terdapat juga 2 buah tangga besar untuk menuju asrama di lantai 2. Maze mulai memperkenalkan Hero kepada GuildMaster. Setelah melihat Hero sejenak, Guildmaster berkata, “Aku tidak melihat tanda-tanda kepahlawanan yang menonjol pada diri anak ini. Tetapi, bila yang membawa adalah Maze biasanya itu adalah yang terbaik. Baiklah anak ini kuterima, sekarang bawa anak ini ke asrama lantai 2 bersama whisper”. Setelah itu Maze mengantarkannya ke ruang asrama atas. Setelah sampai Maze berkata, “Kau akan sekamar dengan whisper, dia adalah salah satu murid terbaik disini. Sekarang dia sedang bermain-main di hutan Guild, besok pagi kau akan bertemu dengannya. Sekarang kau istirahatlah dahulu setelah hari-hari berat yang kau lalui”. Setelah Maze meninggalkannya, Si Hero menangis karena mengingat keluarga dan desanya yang telah hancur. Baru setelah itu dia bisa tidur. To Be Continued...........

Jumat, 01 Agustus 2008

Hero From Oakvale Chapter 1

Bagian 1 Cerita ini bermula ketika hari ulang tahun Theresa. Hero ingin memberikan sebungkus coklat sebagai hadiah ulang tahun bagi adiknya yang sedang bermain di ladang dekat pintu masuk desa. Karena itu ia rela membantu orang-orang demi mendapatkan uang yang akan digunakan untuk membeli sebungkus coklat. Setelah mendapatkan sebungkus coklat yang dibelinya dengan uang upah, ia segera bergegas menuju tempat adiknya bermain. Setelah itu ia memberikan coklat itu kepada adiknya. Theresa sangat gembira karena kakaknya masih mengingat hari ulang tahunnya. Ketika akan memberikan coklat itu, tiba-tiba seorang pria berlari dari arah pintu masuk desa, sambil berteriak, “Bandit-bandit itu akan segera menuju ke sini. Cepat lari selamatkan diri kalian!!!!!”. Mendengar itu Hero langsung melompati pagar ladang dan bersembunyi di baliknya. Orang yang tadi berteriak itu kini terkapar setelah terkena panah milik bandit itu. Kini sekelompok Bandit itu menuju ke Oakvale, membakarnya dan membungihanguskan desanya. Hero melihat peristiwa ini secara langsung, di depan matanya ia kehilangan seluruh orang yang dicintainya, bahkan tanah kelahirannya pun hancur dan tak tersisa. Dengan sisa keberanian yang dimilikinya, ia berlari menuju kerumahnya di bagian atas desa dengan melewati jembatan yang telah terbakar. Ketika tiba di depan rumah ia melihat sang ayah telah tewas di tangan bandit itu, sedangkan ibu dan adiknya tidak diketahui keberadaannya. Ia pun menangis karena telah kehilangan semuanya tepat di depan matanya dan dia tidak mampu berbuat apa-apa. Para Bandit yang melihat Hero langsung mengejarnya karena tujuan bandit itu adalah membunuh seluruh isi desa itu. Ketika Hero merasa dirinya akan menyusul keluarganya menuju ke kematian, ketika pedang sudah tepat berada di depan mukanya dan dia sudah memejamkan matanya membayangkan rasa sakit yang akan diterimanya. To Be Continued.............

Iselred Kingdom

Legenda II: Di sebuah Istana megah yang berdiri pada jaman Pertengahan, terdapat seorang Raja yang bernama Iselred. Wilayah miliknya sangat luas terbentang seakan melingkupi seluruh dunia. Dia juga memiliki Pasukan yang tak terkalahkan walaupun 1 melawan 10000. Sehingga jelaslah bahwa tak ada satupun yang berani melawannnya. Namun ketika kematian Iselred ia tidak meninggalkan surat wasiat atau apapun. Sehingga menyebabkan pertempuran dalam keluarga istana. Walaupun pasukannya tak terkalahkan bila mereka bertempur satu sama lain mereka semua akan mati. Setelah Pasukan Istana mati semua karena perebutan tahta itu, Salah satu Suku Barbarian langsung menyerang. Dalam penyerangan itu Keluarga Iselred terbunuh semua kecuali Richard yang tidak ikut berebut tahta. Ia berhasil kabur dari Pasukan Barbar bersama beberapa pengawal setianya. Ia pun mendeklarasikan Kerajaan Iselred II dan menjadi pewaris Tahta kerajaan Iselred. Ia kembali menjadikan Kerajaan Iselred II menjadi kerajaan yang Makmur dan tak terkalahkan kembali.

Hero From Oakvale Chapter 2

Bagian 2 : Tetapi setelah memejamkan mata beberapa lama, ia sama sekali tak merasa sakit, dia pun membuka mata dan terkejut dengan apa yang dilihatnya. Bandit yang tadi ingin membunuhnya sudah terkapar terkena petir yang dikeluarkan oleh seseorang dengan tato di wajah yang aneh. Ia mengaku bernama Maze dan merupakan salah seorang pemuka guild ternama di Albion. Setelah perkenalan yang singkat itu, munculah sekawanan bandit yang mencoba menyerang Maze. Melihat hal itu Maze langsung berbalik dan mengarahkan tangannya ke salah satu bandit itu dan petir keluar dari tangannya menuju bandit itu dan menyalur ke bandit yang lain. Bandit-bandit itu pun roboh tak berdaya setelah tersengat petir ganas itu. Maze pun berkata, “Ayo nak, pergi ke Guild bersamaku daripada kau mati disini. Aku melihat kau memiliki bakat yang luar biasa. Pilihanmu hanyalah pergi ke Guild bersamaku dan balas dendam suatu hari nanti atau ikut mati disini bersama keluargamu”. Akhirnya karena tak ada pilihan lain dan demi membalaskan dendam keluarga, Hero pun setuju untuk berlatih di Guild meski masih muda. Ketika berbicara, para bandit telah mengepung tempat mereka. Dengan jumlah yang sangat besar mereka mendekati Hero dan Maze perlahan-lahan. Ketika akan menyerang tiba-tiba mereka berdua menghilang dengan keluarnya cahaya biru. Para bandit itu pun marah dan melaporkan pada bosnya, sejak saat itu mereka mulai mencari seorang bocah misterius untuk dijadikan target pembunuhan. To Be Continued..........

Kamis, 31 Juli 2008

The Dragon Slayer

Cerita ini bermula 2 juta tahun yang lalu. Ketika manusia sedang membangun peradaban. Di sebuah pulau yang bernama Pulau Samudra, terdapat sebuah perkampungan yang sudah cukup maju dibandingkan dengan perkampungan lainnya, perkampungan itu dikenal sebagai Raisan Village. Hingga suatu hari, ada seekor Naga raksasa yang datang ke perkampungan itu. Naga itu mengamuk dan sudah menghancurkan separuh pulau Samudra. Begitu terdengar kabar bahwa ada Naga yang mengamuk para petinggi Raisan langsung berkumpul dan mengadakan rapat. Setelah itu mereka sepakat untuk membentuk sebuah pasukan khusus yang diberi nama Morgua. Nama itu diambil dari nama salah satu Dewa mereka. Begitu Naga itu tiba Pasukan Morgua menghadangnya dengan berbagai cara seperti melempar Tombak, Menembakkan Catapult dan lain-lain. Tetapi Sang Naga tetap maju dan menghancurkan barikade yang dibuat Penduduk. Setelah Barikade itu hancur para penduduk pasrah dan bersiap menanti Kematian. Ditengah kepasrahan itu salah seorang penduduk mengambil Pedang Suci yang berada di tengah Desa. Dengan semangatnya ia langsung maju dan berlari menuju Naga. Tiba-tiba pedangnya membesar dan memiliki kekuatan yang dahsyat. Pertempuran hidup dan mati antara dia dan sang Naga pun dimulai. Setelah bertarung selama beberapa hari akhirnya dia dan sang Naga mati saat bersamaan ketika bertempur. Karena keberaniannya itu ia dijuluki “The Brave Dragon Slayer”. Patungnya pun dibuat ditempat semula pedang suci, patungnya pun terbuat dari emas murni serta terukir namanya dengan jelas dibawahnya. Patungnya pun masih berdiri dengan megah sampai sekarang.

Legalia Chapter III

Bab III: Akhir dari Chaos Age. Setelah bertahun-tahun para penduduk Legalia menjalani masa yang sulit. Akhirnya tepat pada ½ abad terbentuknya Legalia , Seluruh anggota Organisasi Ilegal yang menyebabkan Peperangan telah tertangkap. Merekapun di masukkan ke penjara Titan. Setelah Chaos Age berakhir, seluruh ras di Legalia hidup dalam kedamaian. Mereka saling berdagang, bertukar SDM dan beberapa simbiosis mutualisme lainnya. Mereka semua menyebut tahun-tahun ini sebagai Golden Age. Mereka semua berusaha untuk mendapatkan teknologi baru untuk kemajuan bangsanya. Mereka terus mengembangkan kota masing-masing sehingga setiap ras mencapai puncak kejayaanya masing-masing.
To Be Continued..........

Legalia Chapter II Bagian II

Setelah pertempuran panjang Werewolf berhasil disegel di bawah lapisan Magma, tapi Great Titan tewas dalam pertempuran yang menentukan itu. Setelah Werewolf tersegel Sang Great Titan berpesan untuk terakhir kali bahwa rantai itu akan meleleh suatu saat dan saat itu adalah akhir dari Legalia. Sejak saat itu Sang Great Titan terus dikenang oleh rakyat Legalia sebagai seorang pemimpin yang baik. Lalu setelah reconstruction planet Legalia, dibuatlah patung Great Titan setinggi 30m dari emas murni serta dibuat oleh para seniman terkemuka dari setiap ras. Setelah Legalia selesai dibangun kembali, Gtuka, Seorang Goblin gila, menghancurkan rumah disekitarnya menggunakan alat yang dibuatnya sendiri. Kekacauan ini dapat dengan mudah diatasi oleh Goblin Cop. Sampai tahun-tahun berikutnya terus-menerus terjadi kekacauan sehingga bisa disebut dengan Chaos Age.Bab II: Awal mula perang Perang-perang yang kejam dan berdarah ini dimulai dari sebuah Organisasi illegal yang dibuat oleh perkumpulan Bandit. Organisasi ini mulai menghasut para Elf dengan mengatakan bahwa Orc akan menyerang. Tetapi Elf tidak percaya, akhirnya organisasi itu ganti menghasut Orc dengan mengatakan bahwa Elf akan menyerang. Orc yang tidak memiliki kepintaran memadaipun percaya dan menggempur Elf habis-habisan. Cerita Elf pun tidak terdengar hingga tahun-tahun berikutnya. Karena hilangnya Ras Elf itulah para Good Side(Human, Night Elf, Dwarf) bersatu dan berusaha menghancurkan Evil Side(Orc, Golem, Night Flyer) yang disebut-sebut sebagai biang keladi hilangnya Ras Elf. Pada pertempuran pertama ini jumlah kedua pihak seimbang tetapi kemenangan berpihak kepada Good Side. Walaupun pada pertempuran pertama Orc mengalami kekalahan Orc kembali menyerang Goblin Research Tower atas hasutan Organisasi Ilegal. Tetapi di luar dugaan, Orc yang berjumlah lebih dari 1 miliar kalah oleh 1 Goblin Grand Cannon yang baru di uji Coba. Pada tahun berikutnya terjadi Pertempuran Hidup-Mati antara Evil Side dan Human dinamai Perang Hidup-Mati karena bila kalah Human akan musnah selamanya. Dalam keadaan yang terhimpit Human berhasil membalikkan keadaan dan mengusir Evil Side dari wilayah Human. Walaupun berhasil menang ¾ Kota Human hancur akibat peperangan, sehingga Human harus membangunnya dari awal lagi. Perang yang paling berdarah adalah Great War yang melibatkan seluruh ras di Legalia termasuk para Elf yang sudah berubah menjadi Golem Warrior. Peperangan ini menjadi-jadi hingga kehancuran 1/2 planet Legalia. Pada saat itulah salah satu Summoner ras Human tidak sengaja membangunkan Monster Legenda ,Werewolf. Werewolf membabibuta menyerang dan menghancurkan semua peradaban di Legalia. Ketika semua ras di Legalia sudah di ujung tanduk mereka meminta bantuan dari Sang Titan. Titan yang terkuatpun kewalahan bertarung melawan Werewolf. Akhirnya, Titan menggunakan cara lain. Mereka meminta Dwarf membuat rantai dari Titanium, Material terkuat di jagat raya, setelah rantai itu selesai dibuat, Rantai itu dipanaskan hingga berwarna merah menyala. Kemudian sang Great Titan kembali bertempur melawan Werewolf sambil berusaha mengikatkan rantai itu ke leher Werewolf. Setelah pertempuran panjang Werewolf berhasil disegel di bawah lapisan Magma, tapi Great Titan tewas dalam pertempuran yang menentukan itu. Setelah Werewolf tersegel Sang Great Titan berpesan untuk terakhir kali bahwa rantai itu akan meleleh suatu saat dan saat itu adalah akhir dari Legalia. Sejak saat itu Sang Great Titan terus dikenang oleh rakyat Legalia sebagai seorang pemimpin yang baik. Lalu setelah reconstruction planet Legalia, dibuatlah patung Great Titan setinggi 30m dari emas murni serta dibuat oleh para seniman terkemuka dari setiap ras. Setelah Legalia selesai dibangun kembali, Gtuka, Seorang Goblin gila, menghancurkan rumah disekitarnya menggunakan alat yang dibuatnya sendiri. Kekacauan ini dapat dengan mudah diatasi oleh Goblin Cop. Sampai tahun-tahun berikutnya terus-menerus terjadi kekacauan sehingga bisa disebut dengan Chaos Age.
To Be Continued........

Legalia Chapter II Bagian I

Bab II: Awal mula perang
Perang-perang yang kejam dan berdarah ini dimulai dari sebuah Organisasi illegal yang dibuat oleh perkumpulan Bandit. Organisasi ini mulai menghasut para Elf dengan mengatakan bahwa Orc akan menyerang. Tetapi Elf tidak percaya, akhirnya organisasi itu ganti menghasut Orc dengan mengatakan bahwa Elf akan menyerang. Orc yang tidak memiliki kepintaran memadaipun percaya dan menggempur Elf habis-habisan. Cerita Elf pun tidak terdengar hingga tahun-tahun berikutnya. Karena hilangnya Ras Elf itulah para Good Side(Human, Night Elf, Dwarf) bersatu dan berusaha menghancurkan Evil Side(Orc, Golem, Night Flyer) yang disebut-sebut sebagai biang keladi hilangnya Ras Elf. Pada pertempuran pertama ini jumlah kedua pihak seimbang tetapi kemenangan berpihak kepada Good Side. Walaupun pada pertempuran pertama Orc mengalami kekalahan Orc kembali menyerang Goblin Research Tower atas hasutan Organisasi Ilegal. Tetapi di luar dugaan, Orc yang berjumlah lebih dari 1 miliar kalah oleh 1 Goblin Grand Cannon yang baru di uji Coba. Pada tahun berikutnya terjadi Pertempuran Hidup-Mati antara Evil Side dan Human dinamai Perang Hidup-Mati karena bila kalah Human akan musnah selamanya. Dalam keadaan yang terhimpit Human berhasil membalikkan keadaan dan mengusir Evil Side dari wilayah Human. Walaupun berhasil menang ¾ Kota Human hancur akibat peperangan, sehingga Human harus membangunnya dari awal lagi. Perang yang paling berdarah adalah Great War yang melibatkan seluruh ras di Legalia termasuk para Elf yang sudah berubah menjadi Golem Warrior. Peperangan ini menjadi-jadi hingga kehancuran 1/2 planet Legalia. Pada saat itulah salah satu Summoner ras Human tidak sengaja membangunkan Monster Legenda ,Werewolf. Werewolf membabibuta menyerang dan menghancurkan semua peradaban di Legalia. Ketika semua ras di Legalia sudah di ujung tanduk mereka meminta bantuan dari Sang Titan. Titan yang terkuatpun kewalahan bertarung melawan Werewolf. Akhirnya, Titan menggunakan cara lain. Mereka meminta Dwarf membuat rantai dari Titanium, Material terkuat di jagat raya, setelah rantai itu selesai dibuat, Rantai itu dipanaskan hingga berwarna merah menyala. Kemudian sang Great Titan kembali bertempur melawan Werewolf sambil berusaha mengikatkan rantai itu ke leher Werewolf.
To Be Continued.......

Rabu, 30 Juli 2008

Legalia Chapter I

Bab I: Terbentuknya Dunia Baru. Tersebutlah sebuah Planet kecil tak berpenghuni di Dimensi T-500. Planet itu didatangi organisasi yang menangani Makhluk hidup. Organisasi itu membuat planet kecil itu menjadi luas dan layak huni serta memberinya nama Planet Legalia. Setelah segala persiapan selesai, Organisasi itu mendatangkan Makhluk dari berbagai Galaksi.Antara lain: Human, Night Elf, Night Flyer, Golem, Elf, Orc, Goblin dan Dwarf. Setelah mendapat pengarahan singkat dari Sang pemimpin Organisasi, para Makhluk itu menempati tempatnya masing-masing. Setelah itu Organisasi itu memanggilkan anggota khusus Squadron X-554 untuk menjaga Planet itu. Anggota Squadron itu antara lain berjuluk Guardian dan Titan. Mereka dipimpin oleh ketuanya yaitu The Great Titan. Titan itu membuat sebuah gedung sederhana di tengah Destiny Mountain untuk yang ingin meminta bantuan Titan. Tradisi yang diberikan oleh Organisasi adalah berpesta di Gedung sederhana itu dan memberikan upeti secukupnya. Setelah itu Organisasi itu pergi dari Legalia. Ternyata Organisasi itu juga memanggil Makhluk Laut. Planet ini lumayan besar serta terdapat berbagai sumber daya antara lain Kayu yang tak terbatas di hutan Night Elf serta Tambang Emas, Perak serta Besi yang dikelola oleh Goblin. To Be Continued.......

Hero From Oakvale Prologue

Pahlawan dari Oakvale Prologue Dahulu kala di dunia bernama Albion, Di dalam hutan rimba yang sepi terdapat sebuah desa bernama Oakvale, desa yang sangat damai tak pernah terlihat pedang dan tak sirna dimakan waktu, disana hidup sebuah keluarga kecil yang hidup dengan damai. Keluarga ini terdiri dari sepasang suami-istri, 1 orang anak perempuan bernama Theresa dan seorang anak laki-laki bernama Hero. Sejak kecil Hero membayangkan dirinya sebagai seorang manusia yang hebat yang kelak akan mengubah dunia. Suatu hari dia membayangkan dirinya sebagai seorang Knight yang baik hati atau Seorang Wizard yang tak terkalahkan, dan pada hari yang lain ia membayangkan dirinya sebagai seorang Warrior Jahat dan kejam yang menguasai dunia. Ia juga pernah membayangkan dirinya sebagai seorang pemanah hebat yang dapat menghabisi target tanpa diketahui target itu maupun teman-temannya. Hari-harinya berlalu untuk melamunkan itu semua. Baginya hidup ini membosankan.

The MyseTriouZ - Template Design | Elque 2007